MTsN 3 Kediri

Jalan Pahlawan - Purwoasri - Kabupaten Kediri

Madrasah Hebat Bermartabat

Liwetan Mempererat Tali Persaudaraan di MTsN 3 Kediri

Minggu, 03 Maret 2019 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 802 Kali

     Liwetan merupakan bentuk dari kata kerja yang memiliki arti suatu gaya makan tradisional beralas daun pisang sebagai pengganti piring, dengan nasi berikut lauk pauk yang disajikan di atasnya. Untuk menyantapnya kita harus lesehan (duduk di lantai) dan menggunakan tangan. Menurut Prapto Yuono, seorang Dosen Sastra Jawa di Universitas Indonesia, yang dilansir dari Tribunnews, tradisi makan nasi liwetan ini dimulai ketika pengaruh agama Islam masuk ke pulau Jawa. Lebih spesifiknya, kegiatan liwetan ini dilakukan di hampir semua lingkungan pesantren pada masa itu. Karena muncul di Jawa, tradisi liwetan menjadi produk asli pribumi yang tak pernah lepas dari tradisi Jawa dan juga selalu berhubungan dengan Islam. Misalnya saja saat hari besar Islam seperti Maulud Nabi atau peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, masyarakat Jawa rutin menggelar tradisi slametan atau kenduri. Dan pada acara inilah biasanya nasi liwetan disajikan. Tradisi ini digelar untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT.

       Tradisi liwetan pun juga sering diadakan di MTsN 3 Kediri dengan tujuan melestarikan kebudayaan dan mempererat persaudaraan antar sesama keluarga besar madrasah. Jadi liwetan pun bukan hal yang baru bagi keluarga besar MTsN 3 Kediri. Karena di madrasah sering mengadakan tradisi tersebut baik sebulan sekali, dua bulan sekali, dan sekiranya keluarga besar MTsN 3 Kediri longgar pasti mengadakan liwetan. Menu liwetannya sangat sederhana antara nasi putih, aneka iwak kali (ikan sungai), lalapan, dan gongnya sambal tomat pedas. Meski dengan menu yang sangat sederhana rasa kekeluargaan yang terjalin antar sesama keluarga besar MTsN 3 Kediri begitu terasa sangat hangat.

      Jumat, 1 Maret 2019 masih dalam rangkaian kegiatan milad MTsN 3 Kediri ke 41 kegiatan pada pagi hari ini yaitu khotmil quran dan dilanjutkan liwetan makan bersama keluarga besar MTsN 3 Kediri. Kegiatan khotmil quran dimulai pukul 07.30 wib setelah pelaksanaan sholat dhuha. Pelaksanaan khotmil quran teknis pelaksanaannya yaitu setiap kelas dibagi membaca al quran perjuz yang didampingi Bapak atau Ibu Guru. Tepat pukul 10.00 wib siswa-siswi selesai membaca al quran. Lalu seluruh siswa-siswi pun dipulangkan.

      Setelalah acara khotmil quran dilanjutkan acara liwetan bersama keluarga besar MTsN 3 Kediri. Tempat untuk liwetannya di depan kantor Tata Usaha MTsN 3 Kediri. Dengan penuh keakraban dan keceriaan semua turut mempersiapkan hidangan  secara bersama-sama. Setelah selesai semua hidangan yang disiapkan. Semua keluarga besar MTsN 3 Kediri berdoa dan bersyukur atas nikmat yang senantiasa diberikan oleh Allah SWT atas pertambahan usia madrasah yang ke 41. Semua berharap dengan pertambahan usia madrasah yang ke 41 ini semoga madrasah bisa menjadi lebih baik lagi dari tahun kemarin. Setelah berdoa semua keluarga besar MTsN 3 Kediri menyantap hidangan dengan penuh lahap dan keakraban antar sesama.

 

TIM HUMAS MTsN 3 KEDIRI

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT