MTsN 3 Kediri

Jalan Pahlawan - Purwoasri - Kabupaten Kediri

Madrasah Hebat Bermartabat

Siswa MTsN 3 Kediri Diterima di MAN IC Pasuruan dan MAN-PK Jombang

Kamis, 12 Maret 2020 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 876 Kali

   Kabupaten Kediri (MTsN 3) – Kabar bahagia di awal tahun sekaligus di Milad madrasah, bahwa tiga siswa MTsN 3 Kediri diterima di MAN IC (Insan Cendikia), Pasuruan dan MAN PK (Program Keagamaan), Jombang. Pengumuman tersebut langsung disampaikan oleh Jamiluddin Kepala MTsN 3 Kediri saat upacara bendera hari Senin (9/3). “Sungguh capaian luar biasa bahwa 3 siswa madrasah kita mampu bersaing dengan ribuan siswa seluruh Indonesia untuk masuk di MAN IC, MAN PK, dan MA Kejuruan. Alhamdulillah kabar baik kemarin (7/3), ketiga siswa madrasah diterima baik MAN IC dan MAN PK. Ini semua tidak lepas dari semangat belajar, dukungan bapak, ibu guru, orang tua, dan tentunya kekuatan doa,” tutur Jamil sapaannya. Beliau juga berpesan semoga kelas IX yang lainnya bisa diterima di sekolah atau madrasah favorit lainnya. “Bagi yang lainnya semoga bisa segera  mengikuti jejak ketiga teman kalian ini,” pesan Jamil sekaligus mengakhiri sambutan. Berikut daftar siswa tersebut.

  • MAN IC (Insan Cendikia), Pasuruan: Wafiq Azizah (9H) dan Achmad Brilian Artianto Putra (9H)
  • MAN PK (Program Keagamaan), Jombang: Brilianda Yafi’Al-Fathkhan.

   Seperti yang dijelaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah membuka Seleksi Nasional Peserta Didik Baru  (SNPDB) Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK), dan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) tahun 2020. Pendaftaran dibuka dari 13 Januari - 4 Februari 2020 secara online. SNPDB  membuka dua jalur yakni prestasi dan regular. Seleksi berkas dilakukan dari 20 Januari - 8 Februari 2020. Lalu, tes tertulis berbasis CBT (Computer Based Asested) digelar 22-23 Februari dan khusus untuk pilihan MAN-PK, selain CBT dilaksanakan tes wawancara. Lanjut pengumuman kelulusan jalur tes pada 7 Maret 2020.

   Ditemui di kelasnya 9H Wafiq dan Brian. Siswi yang memliliki lesung pipi ini menyampaikan merasa sangat senang serasa tidak percaya bisa diterima di MAN IC dengan dengan jumlah pesaing ribuan saat tes. Berbeda dengan Brian siswa yang pendiam ini. “Meski saat tes saya merasa sangat gugup, tetapi dalam hati kecil saya memiliki keyakinan bisa bersaing dengan pendaftar lainnya,” terang Brian.

   Di tempat yang berbeda  Brilianda Yafi’Al-Fathkhan dengan sapaan Yafi menjelasakan dia bisa diterima di MAN-PK. “Saat mengerjakan soal-soalnya cukup merasa kesulitan, karena ada beberapa soal yang belum pernah saya jumpai saat duduk di bangku kelas IX,” jelas dia. “selain itu yang membuat saya yakin bisa mengerjakan yaitu doa dari kedua orang tua dan bapakdan ibu guru,” tambah Yafi, siswa yang sudah banyak mendapat gelar juara di bidang story telling tingkat kabupaten atau provinsi ini.  (hms/mtsn3kdr)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT