MTsN 3 Kediri

Jalan Pahlawan - Purwoasri - Kabupaten Kediri

Madrasah Hebat Bermartabat

LOMBA PENULISAN ARTIKEL KEPENDUDUKAN 2021 "BERANI LAWAN NAPZA" OLEH AGELYA DWI NURAINI N. DARI MTSN 3 KEDIRI

Selasa, 02 November 2021 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 223 Kali

BERANI LAWAN NAPZA

Hai teman-teman!

Apakah Kalian tahu apa itu Napza?

   Napza merupakan akronim dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Napza mengandung obat-obatan yang dapat memengaruhi gangguan kesesehatan dan kejiwaan  si pemakainya. Napza mengacu pada kelompok senyawa yang dapat menyebabkan kecanduan atau ketergantungan yang dapat sampai menyebabkan kematian.

    Di Indonesia tingkat penyalahgunaan narkoba berdasarkan berbagai sumber secara Nasional mencapai 1,77% atau sekitar 3,37 juta jiwa. Bahkan ditemukan banyak penyalahgunaan masih dalam status sebagai pelajar dan di bawah umur. Peran mereka sangat bervariasi ada yang sebagai pemakai bahkan ada yang menjadi penjual atau kurir narkoba. Begitu pula banyak faktor ditemukan kenapa mereka dapat terjerumus pada barang haram tersebut mulai dari masalah ekonomi, salah pergaulan, pencarian jati diri, dan masih banyak faktor lainnya.  

    Bahkan yang lebih miris Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menemukan 25 hektar ladang ganja di Aceh Besar. Ladang ganja yang ditemukan disebut-sebut merupakan ladang ganja terbesar di Indonesia. Kita hendaknya sudah paham terutama kita kalangan pelajar bahwa Napza dilarang oleh Negara dan juga agama karena banyak mengandung zat yang membuat kecanduan dan menyebabkan ratusan jiwa melayang. Apakah hal tersebut bukan sebuah kesia-siaan? terlebih kita sebagai pelajar yang masih punya mimpi yang harus diwujudkan!

    Kita sebagai generasi penerus bangsa harus menunjukkan bahwa kita bisa berprestasi tanpa harus melibatkan napza di dalamnya. Kita harus turut membantu Negara untuk memerangi penyalahgunaan napza yang masih tinggi ini. Berikut ini tips yang dapat dilakukan unturk terhindar dari bahayanya napza terutama kita sebagai seorang pelajar:

  1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
  2. Mengisi dengan kegiatan positif. Karena kita sebagai pelajar bisa digunakan untuk kegiatan belajar. Lalu waktu di sekolah dapat memgikuti kegiatan ektrakurikuler. Selain itu di rumah bisa memanfaatkan waktu dengan membantu orang tua.
  3. Melakukan kegiatan yang disukai semisal berolahraga, bermain sepakbola, renang, membaca,menulis,dan lain sebagainya.

    Mari kita bersama mewujdukan Indonesia bebas dari penyalahgunaan napza. Kita sebagai pelajar harus turut mensukseskan program  pemerintah tersebut. Karena penyalahgunaan napza ini sudah terjadi di mana-mana tanpa memandang status sosial, ekonomi, pendidikan, dan usia. Kita sebagai generasi muda adalah generasi emas maka harus lebih berhati-hati dengan adanya bahaya napza semakin menjadi. Jangan sampai barang haram ini menjadi penghalang untuk berprestasi, menjadi penghancur segala mimpi dan menjadi penyebab kecewanya orang tua pada diri.

     Banyak cara dan solusi yang diberikan pemerintah agar kita terhindar dari bahaya napza. Salah satunya dengan menggandeng BNN untuk memberikan sosialisasi ke sekolah dan madrasah mulai dari tingkat SD/MI sampai Perguruan Tinggi. Karena edukasi tentang napza penting dilakukan sejak dini, seyogyanya kita sebagai pelajar harus turut mensukseskan dan menjadi bagian dalam program ini.

     Setelah kita paham akan bahaya dan dampak dari penyalahgunaan napza kita bisa turut mensosialisasikan atau mengampanyekan kepada keluarga, saudara, teman, tetangga akan bahayanya dan dampak dari penyalahgunaan napza. Jangan takut untuk memulai dari lingkungan terdekat kita. Karena bisa jadi orang terdekat kita sudah terjerumus ke penyalahgunaan napza, maka kita wajib mengingatkannya.Jika perlu kita meminta bantuan ke pihak berwajib untuk memberikan efek jera.

    Mari bersama kita melawan penyalahgunaan napza yang semakin hari semakin banyak korban berjatuhan disebabkannya. Kami pelajar Indonesia siap turut mensukseskan program Indonesia bebas penyalahgunaan Napza.

“PRESTASI YES, NARKOBA NO”

“ORANG TUA BANGGA, KITA BAHAGIA”

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT