Kab. Kediri (MTsN 3) – Komitmen dalam Upaya Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bersih dan Bebas Melayani (WBBM), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri beserta rombongan melaksanakan Studi Tiru ke Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Kamis (26/6). Turut ikut dalam rombongan tersebut Siti Aliyah Kepala MTsN 3 Kediri.

Kedatangan rombongan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri yang dipimpin Achmad Faiz disambut baik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Ketut Rimbawan beserta jajarannya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Kankemenag Kota Denpasar, Ida Bagus Ketut Rimbawan mengatakan mendapatkan sebuah predikat WBK/WBBM tentu bukan suatu perjuangan yang mudah. Semua ini dapat diwujudkan melalui komitmen yang kuat serta sinergitas, koordinasi dan kolaborasi baik yang telah dilakukan antara pimpinan dan jajarannya.

Pada kesempatan ini para tim ZI Kankemenag Kota Denpasar dengan Kankemenag Kab. Kediri saling berdiskusi menyampaikan ide, gagasan, pengetahuan dan wawasan dalam sebuah proses bisa tercapainya Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).Achmad Faiz Kepala Kankemenag Kab. Kediri menjelaskan tujuan diadakannya studi tiru ini yakni mengetahui lebih dalam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Besar harapannya ilmu yang didapatkan dari Kankemenag Kota Denpasar dapat diterapkan serta diwujudkan di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.Sementara itu Kepala MTsN 3 Kediri Siti Aliyah mengatakan untuk mewujudkan ZI WBK/WBBM harus adanya komitmen dari semua pihak mulai keterlibatan pimpinan dan sarana prasarana tentu menjadi hal penting dalam terwujudnya pembangunan ZI WBK/WBBM ini. “Untuk mewujudkan itu semua perlu adanyan kominten, sinegritas, koordinasi dan kolaborasi yang baik antara pimpinan dan jajaran,” ungkapnya. (hilma/hms)