Kab. Kediri (MTsN 3) – Hari kedua pelaksanaan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama), Dharma Wanita Persatuan (DWP) MTsN 3 Kediri memberikan materi implementasi moderasi beragama, Selasa (15/7). Pada kesempatan tersebut Titik Tri Setijowati Ketua DWP MTsN 3 Kediri pentingnya implementasi moderasi beragama di kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut ia selaku Kader Bunda Modis menjelaskan moderasi beragama adalah proses dan toleransi adalah hasilnya. Dan menurutnya sebagai negara yang memiliki ragam suku, budaya, bahasa, moderasi beragama merupakan proses yang sudah dilalui oleh bangsa Indonesia.Guru IPS ini menekankan bahwa perlunya penguatan moderasi beragama sejak dini.
“Seperti halnya bisa dimulai pada pagi ini kita semua harus berkomitmen untuk saling meghormati dan menghargai antar sesama,” ungkapnya kepada Peserta Matsama. Selain itu pada hari kedua matsama, peserta mendapatkan materi budaya digital dan kemadrasahan yang disampaikan pemateri yang sudah dipersiapkan panitia. Pada hari ini juga siswa mendapatkan tugas untuk mengumpulkan tanaman. Kegiatan ini merupakan implementasi salah satu dari delapan program prioritas (asta protas) Menteri Agama Nasaruddin Umar, yaitu Program Ekoteologi dan program adiwiyata di MTsN 3 Kediri.
Kegiatan fun game pagi itu dipimpin langsung Desy Aristyawati serta dipandu OSIS MTsN 3 Kediri. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih konsentrasi dan kekompakan para siswa baru. Berbagai permainan dan aktivitas yang menyenangkan disiapkan oleh panitia Matsama dan OSIS, yang dirancang khusus untuk membangun kerja sama dan saling mengenal satu sama lain dan lebih mengenal madrasah. Para siswa baru tampak antusias dan gembira ketika mengikuti setiap permainan.
Menambah semarak kemeriahan matsama yakni dengan penampilan dari ekstrakurikuler madrasah. Kegiatan hari kedua matsama ditutup dengan refleksi pengisian kertas harapan dan sholat dzuhur berjamaah. (hilma/hms)



