Kab. Kediri (MTsN 3) – Runtuhnya salah satu bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny pada Senin (29/9) kemarin, yang merenggut nyawa dan melukai puluhan santri, memicu rasa duka mendalam. Sebagai bentuk rasa empati dan solidaritas, keluarga besar MTsN 3 Kediri , menggelar salat gaib, doa bersama, dan penggalangan donasi. Acara penuh khidmat ini diikuti oleh seluruh guru, karyawan, dan siswa pada Kamis (2/10/2025).

Acara yang dipimpin Iswahyudin dimulai dengan sholat goib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan istighosah dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan religius ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian keluarga besar MTsN 3 Kediri terhadap musibah yang terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny.

Kepala MTsN 3 Kediri, Siti Aliyah, menyampaikan rasa duka citanya atas musibah yang menimpa saudara kita di Pondok Pesantren Al Khoziny. “Semoga Allah SWT melindungi, menguatkan, memberikan kesabaran kepada Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Khoziny,” ungkapnya.

Bentuk dari solidaritas Keluarga Besar MTsN 3 Kediri juga mengadakan penggalangan donasi, begitu pula kepada kepala madrasah, jajaran wakil dan bapak ibu guru, mereka semua telah memberikan sumbangan kepada musibah runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Suasana penuh kekhidmatan terlihat sejak awal hingga akhir acara. Seluruh siswa mengikuti rangkaian dengan tertib dan penuh kehusyukan.(hilma/hms)