Kab. Kediri (MTsN 3) – Bertempat di halaman depan, MTsN 3 Kediri menggelar kegiatan Pemilihan Ketua OSIM Masa Bhakti 2025/2026, pada Jumat, 19 September 2025. Kegiatan ini menunjukkan bahwa di Madrasah, siswa mendapatkan pembelajaran demokrasi secara nyata tidak sekadar teori di kelas. Pemilihan OSIM tersebut juga sebagai implementasi dari Kurikulum Merdeka.

   Kepala MTsN 3 Kediri, Siti Aliyah mengungkapkan bahwa pemilihan OSIM ini merupakan wujud nyata pembelajaran demokrasi bagi para siswa.”Ajang Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM ini sebagian implementasi kurikulum merdeka, yang memiliki tujuan untuk menerapkan nilai-nilai demokrasi melalui pengalaman praktis. Oleh karena itu, Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTsN 3 Kediri Masa Bhakti 2025/2026 dilakukan dengan sistem pemungutan suara layaknya pemilu yang diikuti oleh seluruh warga Madrasah,” jelasnya.

   Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM MTsN 3 Kediri diikuti tiga kandidat, yakni, Muhammad Asyraf Fahiem (8C) dan Asyifa’ul Khaisa Putri (8G) bernomor urut 1, Zhawa Khamila (8C) dan Muhammad Azzam Putra Maulana (7B) nomor urut 2, serta Sultan Syahrul Ibrahim (8A) dan Angelin Natasya Putri Atifia (8D) yang bernomor urut 3. 

     Lebih lanjut, Pembina OSIS MTsN 3 Kediri, Abdurahman Wahid, menambahkan bahwa proses pemilihan dilakukan dengan prinsip demokrasi yang mendorong partisipasi penuh dari seluruh peserta didik dan semua warga madrasah termasuk Bapak Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. “Proses pemilihan dilakukan oleh seluruh siswa dari kelas VII, VIII, IX, serta diikuti oleh Kepala Madrasah, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 3 Kediri. Ini menunjukkan bahwa seluruh warga madrasah turut berpartisipasi dan berperan aktif dalam kegiatan ini,” tuturnya.

     Tampak di lapangan antusiasme yang tinggi dari warga Madrasah. Harapannya ajang pemilihan OSIM ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih demokrasi secara langsung, tetapi lebih dari itu yakni menanamkan nilai-nilai Pancasila dan Rahmatan Lil’alaamin yang diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, dan cinta tanah air.(hilma/hms)