Kab.Kediri (MTsN 3) – Sebanyak 43 anggota Organisasi Siswa Madrasah (OSIM) MTsN 3 Kediri mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan  (LDK) di Kompi 1 Batalyon C Pelopor SAT BRIMOB Polda Jatim, Senin (24/11).  Kegiatan yang berlangsung tanggal 24-25 November 2025 dibuka secara langsung Siti Aliyah selaku Kepala MTsN 3 Kediri. LDK OSIM tahun ini mengusung konsep berbeda yakni menggandeng korps Brimob Batalyon C Pelopor yang berlokasi di Jl. Veteran, Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri.

Kepala MTsN 3 Kediri, dalam amanatnya menyampaikan bahwa ketua dan pengurus OSIM yang sudah terpilih dan dilantik menjadi pengurus OSIM baru perlu mendapatkan materi pembekalan dari Mako Brimob Kediri yang nantinya sangat bermanfaat terkait dengan materi dasar-dasar latihan kepemimpinan. Selain itu juga perlu pembekalan materi tentang kedisiplinan, fisik maupun mental yang harus diikuti dengan sebaik-baiknya. Sehingga ilmu yang didapatkan dari pembekalan latihan dasar kepemimpinan ini, dapat diterapkan dalam kepengurusan OSIM serta dapat membangun dan mengembangkan madrasah di bidang kreatifitas siswa nantinya.

Penyerahan peserta LDK langsung diterima oleh perwakilan dari korps Brimob Batalyon C Pelopor Kediri dalam amanatnya menyampaikan, peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), yang akan dibimbing selama dua hari satu malam di Mako Brimob Kediri semoga dapat berjalan dengan lancar dan sukses. “Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama MTsN 3 Kediri dengan korps Brimob Batalyon C Pelopor,” sambungnya.

Sementara itu Pembina OSIM MTsN 3 Kediri Abdurahman Wahid mengatakan, LDK merupakan satu dari sejumlah program kerja OSIM. Tujuannya memberi pembekalan kepada para pengurus baru dalam bidang semangat jiwa kebangsaan dan nasionalisme. Kemudian mempersiapkan para siswa yang punya keterampilan memimpin. “Tujuan lainnya membangun kemandirian, rasa percaya diri, tanggung jawab, disiplin serta menghormati orang lain,” ujar Rohman kerap disapa guru Seni Budaya tersebut.

Dengan berlangsungnya Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ini, diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi peserta LDK untuk diaplikasikan di madrasah. (hilma/hms)