Kab. Kediri (MTsN 3) -Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Kediri mengadakan acara pisah sambut kepala madrasah di Aula As-Sholih, Jumat (19/12). Ibu Siti Aliyah yang telah mengabdi selama 4 tahun di MTsN 3 Kediri digantikan Bapak Doni Setiawan. Acara dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kab. Kediri Achmad Faiz, Kasubbag TU, Kasi Pendma, Komite, Kepala Madrasah se-KKM MTsN 3 Kediri, Kepala MIN, MTsN, MA se-Kabupaten Kediri, dan Forkompimcam.

Dalam sambutannya, Siti Aliyah mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran guru dan pegawai MTsN 3 Kediri. “Saya pribadi maupun secara kedinasan, selama melaksanakan tugas, banyak hal mungkin lewat kata-kata, lewat tingkah laku, atau yang lain, bisa saja menjadi sandungan bagi panjenengan semua. Untuk itu saya perlu menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya bila mana ada tutur kata maupun perilaku yang kurang berkenan.” Ungkap Siti Aliyah. “Selama 16 tahun saya mengemban amanah sebagai Kepala (12 tahun di MIN 3 dan 4 tahun di MTsN 3 Kediri) , saya belajar bahwa regulasi harus dijalankan dan tidak ada jabatan yang abadi. Semua ada hikmahnya. Dengan amanah baru ini, saya bersyukur dapat lebih dekat dengan anak dan suami. Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan. Saya mohon doa agar di tempat tugas yang baru dapat mengabdi dengan maksimal, diberikan kesehatan dan kesuksesan. Saya juga mohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekhilafan. Kepada Kepala Madrasah yang baru, tetap semangat, jaga kesehatan, dan saya titip MTsN 3 Kediri agar terus maju dan berprestasi,” pungkasnya.


Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama yang sangat baik selama ini, sehingga semua program yang telah direncanakan berjalan baik. Sementara itu, Kepala MTsN 3 Kediri yang baru Doni Setiawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis kepala lama demi kemajuan MTsN 3 Kediri serta lebih berprestasi ke depannya. “Kesuksesan tidak lahir dari zona nyaman, tetapi dari keberanian menghadapi ketidaknyamanan. Super tim tidak bisa berjalan sendiri, karena keberhasilan hanya bisa dicapai dengan kebersamaan. Mari kita bergandengan tangan untuk mensukseskan MTsN 3 Kediri,” pungkasnya.

“Saya memohon doa dan dukungan seluruh para pendidik dan tenaga kependidikan, agar MTsN 3 Kediri semakin maju dan berprestasi,” tegasnya. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, Achamd Faiz, memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pejabat yang berpindah tugas serta menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan program. “MTsN 3 Kediri tidak akan pernah besar tanpa sumbangsih Ibu Siti Aliyah. Mutasi ini adalah regulasi, serta lumrah di lingkup birokrasi karena ASN yang mendapat tugas tambahan tertentu memiliki batas waktu,” ujarnya. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ahmad Faiz, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ibu Siti Aliyah dan menekankan pentingnya kebanggaan menjadi bagian dari madrasah serta kerja sama seluruh warga untuk memajukan MTsN 3 Kediri. Beliau berpesan kepada Kepala Madrasah baru agar mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa.

Selanjutnya acara pisah sambut kepala madrasah yakni penyerahan album memori dan kenang-kenangan dari Keluarga Besar MTsN 3 Kediri kepada Siti Aliyah. Kemudian acara ditutup dengan sesi foto dan ramah tamah seluruh undangan, baik guru dan karyawan baik dari MTsN 3 Kediri dan MAN 4 Kediri. (hms)