
Kab. Kediri (MTsN 3) – Keluarga besar MTsN 3 Kediri melaksanakan kegiatan Penyerahan Kembali Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin, 18 Mei 2026 bertempat di Aula As-Sholih. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 307 siswa kelas IX bersama orang tua wali murid. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Achmad Faiz Kepala Kankemenag, Tontowi Jauhari Kasubag TU, Abdullah Rosyaad Kasi Pais, para kepala MTs se-Kabupaten Kediri, mantan kepala MTsN 3 Kediri, Forkopimcam Kecamatan Purwoasri, komite madrasah, serta KH. Abdul Nashir Badrus Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Hikmah Purwoasri.

Rangkaian acara diawali dengan kirab rombongan kepala madrasah bersama wakil kepala madrasah, fungsionaris, serta wali kelas IX yang disambut meriah oleh para hadirin. Suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari menyanyi, tari tradisional, hingga pemutaran video perjalanan dan perkembangan madrasah serta pesan khusus untuk siswa kelas IX. Sementara itu, Kepala MTsN 3 Kediri Doni Setiawan dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di madrasah. “Selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di MTsN 3 Kediri. Semoga ilmu yang diperoleh selama belajar di madrasah menjadi bekal yang bermanfaat untuk masa depan,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan agar para siswa senantiasa menjaga akhlak, semangat belajar, serta nama baik almamater di jenjang pendidikan berikutnya.

Selain itu, beliau mengajak seluruh siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik. “Jangan berhenti belajar. Teruslah melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, karena pendidikan adalah salah satu jalan untuk meraih kesuksesan dan membanggakan orang tua,” pesannya. Menurutnya, lulusan madrasah harus mampu menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.


Sambutan berikutnya disampaikan perwakilan wali murid, Ibu Mayasari, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi dalam mendidik putra-putri mereka. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan terdapat kekhilafan dari para wali murid maupun siswa.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Achmad Faiz menyampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar mewariskan pengetahuan, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kehidupan dan akhlak mulia. “Kita bukan hanya mewariskan ilmu pendidikan, tetapi juga meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi semua,” ujarnya di hadapan para siswa dan wali murid.

Beliau juga mengajak seluruh siswa untuk lebih tepat dalam memilih tempat melanjutkan pendidikan. “Madrasah adalah pilihan tepat dalam meneruskan perjuangan mencari ilmu karena memiliki ciri khas keagamaan yang kuat,” tuturnya. Menurut beliau, madrasah mampu mendidik anak-anak dengan hati, ketegasan, serta kedisiplinan sehingga mampu membentuk karakter generasi yang unggul. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa saat ini madrasah tengah gencar menerapkan KBC sebagai bagian dari penguatan budaya dan karakter peserta didik.

Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTsN 3 Kediri atas dedikasi dalam mendidik para siswa. “Terima kasih kepada MTsN 3 Kediri yang telah turut mengawal dan mendidik anak-anak dengan penuh kesungguhan,” ungkapnya. Beliau juga berpesan kepada seluruh siswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater di manapun berada. “Jaga nama baik madrasah kalian, karena kalian adalah cerminan dari pendidikan yang telah diberikan para guru,” pesannya.
Acara penyerahan kembali siswa kelas IX tersebut semakin bermakna dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH. Abdul Nashir Badrus. Dalam tausiyahnya beliau mengingatkan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua dan terus melanjutkan pendidikan di madrasah. “Anak-anak harus selalu hormat dan berbakti kepada orang tua, karena ridha Allah bergantung pada ridha orang tua,” dawuh beliau.

Selain itu, beliau juga berpesan kepada para bapak dan ibu guru agar tidak pernah lelah mendoakan siswa-siswinya. “Doa guru adalah salah satu jalan keberkahan dan kesuksesan anak-anak di masa depan,” tutupnya. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi selama menempuh pendidikan di madrasah. Suasana haru begitu terasa saat penampilan persembahan siswa kelas IX melalui musikalisasi puisi dan lagu “Terima Kasih Guru” yang berhasil menyentuh hati para hadirin. Kegiatan penyerahan kembali siswa kelas IX tersebut berakhir pada pukul 12.00 WIB dengan penuh khidmat, haru, dan kebanggaan. (hilma/hms)
