Kab. Kediri (MTsN 3) –Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kediri  turut menyukseskan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mewujudkan rumah ibadah yang bersih, nyaman, sehat, dan ramah bagi seluruh jamaah.

      Di lingkungan MTsN 3 Kediri, kegiatan dipusatkan di Mushola Madrasah dengan melibatkan perwakilan siswa, pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), anggota Palang Merah Remaja (PMR), serta didampingi Wakil Kepala Madrasah dan Pembina OSIM. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan area dalam maupun luar mushola, menyapu dan mengepel lantai, merapikan perlengkapan ibadah, membersihkan tempat wudu, serta menata lingkungan sekitar agar tetap bersih, rapi, dan asri.

    Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang nyaman, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, serta semangat gotong royong kepada seluruh warga madrasah. Melalui aksi nyata tersebut, MTsN 3 Kediri berharap budaya menjaga kebersihan rumah ibadah dapat menjadi kebiasaan yang terus dilestarikan.

     Program Geber Mas yang diprakarsai oleh Kementerian Agama Republik Indonesia akan diawali dengan Kick Off secara nasional pada Senin, 10 Agustus 2026. Gerakan ini menyasar pengurus masjid dan mushola, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama, aktivis dan remaja masjid, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan Islam, serta masyarakat luas sebagai wujud penguatan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah di seluruh Indonesia.

     Kepala MTsN 3 Kediri, Doni Setiawan, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Bersih-Bersih Masjid yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Menurutnya, gerakan ini merupakan langkah positif dalam menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kemakmuran rumah ibadah sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui pembiasaan budaya gotong royong.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada seluruh warga madrasah bahwa menjaga kebersihan rumah ibadah merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab bersama. Semoga Gerakan Bersih-Bersih Masjid menjadi budaya yang terus berlanjut, tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga di tengah masyarakat,” ujar Doni Setiawan. (hms)