
Kab. Kediri (MTsN 3) – Rombongan siswa kelas VIII MTsN 3 Kediri mengikuti kegiatan Studi Kenal Alam dan Lingkungan (SKAL) ke Yogyakarta pada Ahad malam, 11 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 Oktober 2026, ini diikuti siswa kelas 8A hingga 8J dengan didampingi wali kelas dan pendamping menggunakan delapan armada bus.

Sebelum keberangkatan, seluruh peserta mengikuti apel yang dihadiri Kepala MTsN 3 Kediri, Doni Setiawan, jajaran fungsionaris madrasah, panitia SKAL, serta Komite Madrasah. Dalam sambutannya, Doni berpesan agar siswa menjaga kesehatan, keselamatan, dan sikap selama kegiatan. “SKAL bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan sarana untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman belajar, serta menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, dan kebersamaan antarsiswa,” jelas Doni Setiawan.

Ketua Panitia SKAL, Puspitasari, menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan pada 11–12 Oktober 2026 dengan melibatkan seluruh siswa kelas VIII. Selama perjalanan, siswa mendapat penugasan membuat vlog secara berkelompok untuk melatih kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta keterampilan mendokumentasikan pengalaman belajar. Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Ketua Komite Madrasah, Muniruddin. Rombongan kemudian diberangkatkan langsung oleh Doni Setiawan bersama jajaran fungsionaris, panitia, dan Komite Madrasah.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Makam Aulia Gunungpring di Muntilan, Kabupaten Magelang. Di kompleks pemakaman yang menjadi tempat peristirahatan sejumlah ulama dan tokoh penyebar agama Islam tersebut, para siswa melaksanakan ziarah dan salat Subuh. Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai religius, mengenalkan sejarah penyebaran Islam, serta menumbuhkan rasa hormat terhadap perjuangan para ulama. Setelah itu, rombongan menikmati sarapan pagi di RM Dapoer Gending, Muntilan.


Perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Gunung Merapi untuk mengikuti kegiatan Lava Tour Merapi. Melalui kegiatan ini, siswa berkesempatan mengenal bentang alam kawasan Merapi sekaligus memperoleh pengalaman tentang kondisi lingkungan dan fenomena alam di sekitarnya. Rombongan SKAL MTsN 3 Kediri melanjutkan kegiatan dengan mengikuti Lava Tour Merapi menggunakan mobil jeep. Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Museum Sisa Hartaku. Di lokasi tersebut, para siswa mendapat penjelasan dari pemandu wisata (tour guide) mengenai berbagai barang peninggalan warga yang terdampak erupsi Gunung Merapi, sekaligus sejarah dan rangkaian letusan yang pernah terjadi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyusuri sungai menggunakan jeep, menghadirkan pengalaman seru sekaligus menambah wawasan siswa tentang kondisi alam dan dampak aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Usai kegiatan, rombongan melanjutkan perjalanan untuk makan di RM Bale Wukir sebelum mengunjungi pusat oleh-oleh Bakpia Pathok 25 guna mengenal sekaligus membeli produk kuliner khas Yogyakarta. Rombongan SKAL MTsN 3 Kediri melanjutkan kunjungan ke Candi Prambanan. Di salah satu destinasi wisata sejarah tersebut, para siswa mendapat penjelasan langsung dari pemandu wisata (tour guide) mengenai sejarah dan asal-usul candi serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk menambah wawasan siswa tentang sejarah dan warisan budaya Indonesia.

Sebagai destinasi terakhir, rombongan mengunjungi kawasan Malioboro yang menjadi salah satu ikon Kota Yogyakarta. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal suasana perkotaan, budaya, serta kehidupan masyarakat setempat. Rangkaian destinasi tersebut menghadirkan pengalaman belajar yang beragam, mulai dari wisata religi hingga pengenalan alam dan budaya lokal.
Melalui kegiatan SKAL, MTsN 3 Kediri berharap siswa tidak hanya memperoleh pengalaman rekreasi, tetapi juga pembelajaran bermakna melalui pengenalan sejarah, lingkungan, budaya, dan kearifan lokal. Penugasan pembuatan vlog secara berkelompok turut mendukung pengembangan kreativitas, literasi digital, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama antarsiswa.

SKAL menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang memadukan pengalaman langsung, penguatan karakter, dan kebersamaan. Diharapkan, pengalaman selama perjalanan ke Yogyakarta dapat menjadi bekal berharga bagi siswa kelas VIII MTsN 3 Kediri dalam mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (hms)