
Kab. Kediri (MTsN 3) – KUA Purwoasri melaksanakan kegiatan The Most KUA (Move for Brus) Bimbingan Remaja Usia Sekolah di MTsN 3 Kediri pada pukul 09.00 WIB, bertempat di meeting room madrasah, (5/3). Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 40 siswa perwakilan kelas IX sebagai bagian dari pembinaan dan edukasi generasi muda dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga yang sakinah dan maslahat di masa depan.

Kepala MTsN 3 Kediri, Doni Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya dalam memberikan pemahaman sejak dini tentang pentingnya membangun karakter, menjaga pergaulan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang bertanggung jawab. “Saya harap Madrasah bisa senantiasa bersinergi dengan KUA dapat terus terjalin melalui program-program edukatif lainnya,” pungkasnya.


Sambutan kedua disampaikan oleh Moh. Faisol, Kepala KUA Purwoasri yang mengucapkan terima kasih kepada pihak madrasah karena telah berkenan menjadi tempat sekaligus sasaran pelaksanaan kegiatan The Most KUA. Ia menjelaskan bahwa program Move for BRUS merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI yang bertujuan memberikan bimbingan kepada remaja usia sekolah serta masyarakat.

Ia menambahkan bahwa sasaran kegiatan ini tidak hanya pelajar, tetapi juga masyarakat secara umum, sehingga edukasi mengenai kehidupan keluarga yang harmonis dapat dipahami lebih luas sejak dini. Melalui kegiatan bimbingan remaja usia sekolah ini, KUA diharapkan semakin memperkuat perannya tidak hanya dalam layanan pernikahan, tetapi juga dalam pembinaan dan edukasi keluarga di tengah masyarakat.

Moh. Faisol juga berharap kegiatan yang dilaksanakan di madrasah tersebut dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat bagi para siswa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara madrasah dan KUA dalam membina generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai keluarga, agama, dan kehidupan bermasyarakat.
Pada inti acara, pemateri Penyuluh Agama Islam KUA Purwoasri, Niswatul Muashomah. Dalam sesi penyampaian materi, para siswa tidak hanya mendengarkan paparan dari pemateri, tetapi juga diajak untuk lebih aktif dan interaktif selama kegiatan berlangsung. Pemateri mengajak para siswa berdiskusi serta memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan pendapat dan pandangan terkait pergaulan remaja, tanggung jawab, serta persiapan menuju kehidupan berkeluarga.
Agar suasana kegiatan semakin hidup, para siswa juga diminta mengisi selembar kertas yang berisi beberapa pertanyaan. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan pemahaman mereka tentang nilai-nilai keluarga, pergaulan remaja, serta harapan mereka terhadap masa depan. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali pemikiran dan pandangan para siswa sekaligus mendorong mereka agar lebih berani mengungkapkan pendapat.
Diharapkan melalui kegiatan The Most KUA (Move for BRUS) Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini, para pelajar dapat memperoleh wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga akhlak, membangun karakter yang baik, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkualitas di masa mendatang. (hilma/hms)
