
Kab. Kediri (MTsN 3) – MTsN 3 Kediri turut menyukseskan Gerakan Nasional 1448K Titik Verifikasi Kiblat yang diselenggarakan pada 15–16 Juli 2026. Gerakan yang diinisiasi Kementerian Agama ini memanfaatkan fenomena astronomi Rashdul Kiblat, yaitu saat posisi Matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga masyarakat dapat memverifikasi arah kiblat secara mudah, akurat, dan serentak.

Sejak pagi, perwakilan guru dan tenaga kependidikan (GTK) MTsN 3 Kediri yang dipimpin Kepala MTsN 3 Kediri, Doni Setiawan, melakukan berbagai persiapan, mulai dari menentukan titik pengamatan hingga menyiapkan peralatan di Mushola MTsN 3 Kediri sebagai lokasi pelaksanaan Rashdul Kiblat.

Dalam kesempatan tersebut, Doni Setiawan memberikan penjelasan mengenai konsep Rashdul Kiblat sekaligus mempraktikkan secara langsung tata cara verifikasi arah kiblat di hadapan bapak dan ibu GTK serta perwakilan siswa. Ia menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk memastikan arah kiblat sesuai dengan kaidah ilmu falak, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Pelaksanaan verifikasi arah kiblat dilaksanakan tepat pada pukul 16.27 WIB di Mushola MTsN 3 Kediri, menyesuaikan waktu ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah. Seluruh peserta mengikuti proses pengamatan dengan penuh antusias dan cermat sesuai petunjuk yang telah ditetapkan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Humas MTsN 3 Kediri Moh. Sulthon, Tim Pendidikan Agama Islam Iswahyudin, perwakilan guru dan tenaga kependidikan. Sementara itu, bapak dan ibu GTK lainnya melaksanakan verifikasi arah kiblat secara mandiri di rumah masing-masing pada waktu yang sama.
Usai pelaksanaan, seluruh peserta yang telah melakukan verifikasi diminta melaporkan hasil pengamatan melalui tautan pelaporan yang telah disediakan oleh Kementerian Agama sebagai bagian dari dokumentasi dan dukungan terhadap keberhasilan Gerakan Nasional 1448K Titik Verifikasi Kiblat. Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Kediri menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Kementerian Agama sekaligus meningkatkan literasi ilmu falak dan pemahaman masyarakat madrasah tentang pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah. (hms)

