Kab. Kediri (MTsN 3) – Keluarga besar MTsN 3 Kediri menggelar acara halal bihalal yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan pada hari yang bertepatan dengan suasana Syawal, (3/4). Kegiatan ini diselenggarakan di kediaman Bu Atik Wirdaningsih beralamatkan, Dususn Bulurejo, Desa Papar, Kecamatan Papar. Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan (tendik) MTsN 3 Kediri beserta keluarga. Suasana kekeluargaan sangat terasa sejak awal hingga akhir kegiatan, mencerminkan eratnya tali silaturahmi di lingkungan madrasah.

    Kepala MTsN 3 Kediri, Doni Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada seluruh hadirin. “Terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu guru dan tenaga kependidikan beserta keluarga yang telah meluangkan waktu untuk hadir; kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi keluarga besar madrasah,” ujar Kepala MTsN 3 Kediri, Doni Setiawan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar madrasah.

 

  Di sela-sela kegiatan halal bihalal, keluarga besar madrasah juga menggelar acara perpisahan bagi guru PJOK, Nicho Kurnia Illahi, yang mendapat tugas baru di MAN 1 Kediri. Suasana haru dan penuh kebersamaan terasa saat yang bersangkutan berpamitan serta menyampaikan kesan dan pesan selama mengabdi. Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, pihak madrasah memberikan tali asih kepada Nicho Kurnia Illahi, disertai doa dan harapan agar sukses serta terus memberikan kontribusi terbaik di tempat tugas yang baru.

 

     Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Faiz, mengajak seluruh keluarga besar MTsN 3 Kediri untuk senantiasa bersyukur dan menjaga kerukunan demi kemajuan madrasah di bawah kepemimpinan Bapak Doni Setiawan. Ia menekankan pentingnya halal bihalal sebagai budaya luhur Indonesia untuk mempererat silaturahmi yang tidak boleh terputus, serta menghidupkan sunnah Nabi. Beliau juga mengingatkan agar terus menanamkan kebiasaan baik, membatasi akses media sosial bagi anak usia di bawah 16 tahun, serta menerapkan transformasi budaya kerja seperti hemat energi sesuai kebijakan pemerintah. Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan ucapan “Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”

     Kegiatan semakin bermakna dengan adanya mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Muniruddin. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk meneladani tokoh-tokoh baik serta senantiasa mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT. Ia menyampaikan tiga makna penting bulan Syawal, yaitu sebagai momentum peningkatan diri, pengamalan kebaikan, dan keberlanjutan amal setelah Ramadan. Beliau berharap seluruh amalan baik yang telah dilakukan selama Ramadan dapat terus dijaga dan dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan . Acara halal bihalal ini kemudian ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama, yang semakin mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar MTsN 3 Kediri. (hilma/laili/hms)